Hipertensi

ISTILAH hipertensi berasal dari bahasa Inggris “hypertension”. Kata “hypertension” sendiri berasal dari bahasa Latin, yaitu “hyper” dan “tension”. “hyper” berarti tekanan atau tegangan. Akhirnya hypertension menjadi istilah kedokteran yang cukup populer untuk menyebut penyakit tekanan darah tinggi. Selain itu, dalam bahasa Inggris digunakan juga istilah “high blood pressure” yang berarti tekanan darah tinggi.

Hipertensi disebabkan peningkatan tonus otot polos vaskular perifer yang menyebabkan peningkatan resistensi arteriola dan menurunnya kapasitas sistem pembuluh vena. Hipertensi tanpa gejala, hipertensi kronik-sistolik/diastolik dapat menyebabkan gagal jantung dan kerusakan ginjal. Jika hipertensi terdiagnosis lebih awal dan diobati dengan baik maka insiden morbiditas (angka kesakitan) dan mortalitas (angka kematian) segera menurun.

Secara umum gejala yang dikeluhkan penderita tekanan darah tinggi adalah sakit kepala, rasa pegal dan tidak nyaman pada tengkuk, perasaan berputar seperti tujuh keliling, serasa ingin jatuh, berdebar atau detak jantung terasa cepat dan telinga berdenging.

Penyakit penyerta hipertensi yang perlu pengobatan tersendiri dan dapat terjadi bersamaan dengan hipertensi adalah kencing manis, resistensi insulin, hiperfungsi kelenjar thyroid (hyperthyroid), rematik, gout, dan hyperlipidemia (kadar lemak darah tinggi), dan lain-lain.

Berbagai macam faktor risiko yang dapat dihindarkan, karena dapat memperberat keadaan hipertensi, antara lain makanan yang mengandung lemak dan kolesterol tinggi, makanan dengan kadar garam tinggi, daging kambing, buah durian, minuman beralkohol yang berlebihan, makanan dan minuman yang mengandung bahan pengawet, rokok dan kopi, kegemukan (obesitas) dan stres.

Tindakan pencegahan bagi penderita hipertensi agar penyakitnya tidak kambuh adalah diet rendah lemak, diet rendah garam, diet buah durian dan minuman beralkohol, olah raga secara teratur, berhenti merokok dan minum kopi, menurunkan berat badan bagi penderita hipertensi yang kegemukan, menghindari stres dengan gaya hidup yang santai dan mengobati penyakit penyerta.

Hipertensi dapat diobati dengan beberapa terapi :
1. TERAPI BEKAM

Titik bekam untuk hipertensi diantaranya :

– al-kaahil (punuk)
– al-akhda’ain
– al-katifayn
– ala warik

2. TERAPI LINTAH
Keistimewaan lintah terdapat pada air liurnya yg mengandung 17 unsur penting bagi kesehatan tubuh,salahsatu unsurnya adalah zat hirudin yang diakui lebih aman d banding dengan obat pencair darah.

3. TERAPI HERBAL
Beberapa herbal alami untuk hipertensi: pegagan,kumis kucing, mengkudu.madu hitam pahit.

Untuk layanan konsultasi dan informasi lebih lanjut hubungi kami di 021 23 6000 20 atau datang langsung ke alamat kami d jl.pandan raya no.69,karawaci tanggerang.

Click to open larger map

Anda Pengunjung Ke


Hit Counter provided by Curio cabinets