Pengarang Al-Qaanuun berkata, “Waktu yang cocok untuk berbekam pada siang hari adalah jam dua atau tiga dan setelah mandi. Jika diperlukan, orang seharusnya mandi dahulu, beristirahat satu jam lalu berbekam.” Berbekam tidak boleh dilakukan ketika perut penuh karena dapat menimbulkan berbagai penyakit, khususnya jika makanannya berat dan tidak sehat.

Dikatakan bahwa bekam dalam keadaan perut lapar adalah obat, sebaliknya ketika perut kenyang menjadi penyakit. Pemilihan waktu terbaik berbekam merupakan bentuk kehati-hatian dan dapat memelihara kesehatan dan mencegah bahaya yang akan menimpa tubuh.
Hadits-hadits yang menerangkan tentang tanggal terbaik untuk berbekam :

رَوَى التّرْمِذِيّ فِي ” جَامِعِهِ ” : مِنْ حَدِيثِ ابْنِ عَبّاسٍ يَرْفَعُهُ إنّ خَيْرَ مَا تَحْتَجِمُونَ فِي يَوْمِ سَابِعَ عَشْرَةَ أَوْ تَاسِعَ عَشْرَةَ وَيَوْمِ إحْدَى وَعِشْرِينَ

At-Tirmidzi meriwayatkan di dalam Ja`mi-nya dari hadits Ibnu Abbas secara marfu : “ Sesungguhnya sebaik-baik waktu untuk melakukan bekam adalah hari ke-17, 19 dan 21”.

وَفِيهِ عَنْ أَنَسٍ كَانَ رَسُولُ اللّهِ صَلّى اللّهُ عَلَيْهِ وَسَلّمَ يَحْتَجِمُ فِي الْأَخْدَعَيْنِ وَالْكَاهِلِ وَكَانَ يَحْتَجِمُ لِسَبْعَةَ عَشَرَ وَتِسْعَةَ عَشَرَ وَفِي إحْدَى وَعِشْرِينَ

Juga termuat didalamnya, dari Anas ra. ,”adalah Rasululloh SAW. Berbekam pada kedua urat lengan dan punuk.beliau SAW. berbekam pada hari yang ke 17, 19 dan 21″.

وَفِي ” سُنَنِ أَبِي دَاوُدَ ” مِنْ حَدِيثِ أَبِي هُرَيْرَةَ مَرْفُوعًا : مَنْ احْتَجَمَ لِسَبْعَ عَشْرَةَ أَوْ تِسْعَ عَشْرَةَ أَوْ إحْدَى وَعِشْرِينَ كَانَتْ شِفَاءً مِنْ كُلّ دَاءٍ وَهَذَا مَعْنَاهُ مِنْ كُلّ دَاءٍ سَبَبُهُ غَلَبَةُ الدّمِ .

Termuat dalam Sunan Abu dawud, dari hadits Abu Huroiroh ra. , secara marfu: “ barang siapa yang berbekam pada hari yang ke 17,19 atau 21. maka yang demikian merupakan penyembuhan dari segala penyakit”.ini maknanya : Dari segala penyakit yang di sebabkan kebanyakan darah.

Hadits-hadits ini sesuai dengan pendapat para dokter bahwa berbekam lebih diutamakan pada paruh terakhir bulan dan kwartal ketiganya daripada awal atau terakhir bulan. Al-Khalal berkata bahwa Ishmah bin Isham menyatakan kepada saya bahwa Abu Abdullah Ahmad bin Hambal biasa berbekam kapan saja pada bulan sedang berjalan jika darah kotornya mulai mengganggu.

Karena penyakit tidak mengenal waktu dan jika penyakit muncul kapan saja, berbekam bisa dilakukan. dalam sabda Rasulullah saw, “Agar darah berbahaya tidak menyebabkan kematian pada salah seorang di antara kalian.”  Imam Ahmad biasa berbekam kapan saja dari bulan yang sedang berjalan.

Kesimpulannya adalah waktu terbaik berbekam atau tanggal terbaik berbekam adalah pada tanggal 17, 19 atau 21 pada setiap bulannya. Dan tentunya tanggal bulan hijriyah, bukan masehi.

Click to open larger map

Anda Pengunjung Ke


Hit Counter provided by Curio cabinets